Pontianak, Nuusantara News - Suasana khidmat menyelimuti Ruang Sidang Utama Pengadilan Tinggi Pontianak pada Rabu (24/04). Agenda penyumpahan advokat angktanan ke 2 ini menjadi momentum penting bagi organisasi profesi hukum, khususnya Peradi Perjuangan, dalam melahirkan generasi penegak hukum baru di Kalimantan Barat.
Ketua PERADI Perjuangan, Iskandar hadir langsung mengawal prosesi sakral tersebut. Dalam keterangan persnya seusai acara, sosok yang juga dikenal sebagai pimpinan media Nuusantara News ini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada institusi peradilan.
"Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak beserta jajaran yang telah melakukan menyumpahan rekan-rekan advokat kami.
Ini adalah wujud nyata sinergitas dalam upaya penegakan hukum yang berkeadilan di wilayah ini," ujar Iskandar kepada awak media.
Selain itu, ia juga memberikan penghormatan khusus kepada jajaran pengurus pusat di Jakarta. "Apresiasi dan terima kasih pula kami sampaikan kepada DPP Peradi Perjuangan Pusat atas dukungan dan bimbingan yang tak terputus bagi kami di daerah, sehingga proses kaderisasi advokat ini berjalan sukses," tambahnya.
Pesan Tegas:
Jangan Khianati Klien
Dalam kesempatan tersebut, Iskandar memberikan pesan moral yang sangat kuat kepada para advokat yang baru saja resmi menyandang status officium nobile. Ia menekankan bahwa profesi advokat bukan sekadar mata pencaharian, melainkan jalan pengabdian.
"Saya instruksikan kepada rekan-rekan: jadilah pendekar hukum yang jujur. Jangan pernah mengkhianati klien dalam kondisi apa pun. Integritas adalah harga mati bagi setiap anggota PERADI Perjuangan," tegasnya dengan nada lugas.
Bantu Masyarakat Tanpa Pandang Kasta
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar para advokat baru tidak eksklusif dan selalu peka terhadap kondisi sosial di Kalimantan Barat. Ia meminta agar bantuan hukum diberikan secara adil tanpa melihat latar belakang ekonomi seseorang.
"Tetaplah rendah hati. Saya minta rekan-rekan proaktif membantu masyarakat yang terzalimi tanpa memandang kasta sosial. Keadilan harus bisa dirasakan oleh semua pihak, baik kaya maupun miskin. Selalu tingkatkan kualitas keilmuan dan jaga integritas profesi di manapun kalian berada," pungkasnya.
Penyumpahan kali ini juga dihadiri oleh Anggota Anggota angakatan ke 1, pengurus sekertaris DPD PERADI Perjuangan Provinsi Kalbar Nanda Wahyu dan Juheran Selaku Ketua DPW Kab. Kubu Raya, serta penasehat PERADI Perjuangan Dr. Aripin Noor Aziz, SH. MH menunjukkan dinamika organisasi profesi yang tetap berjalan berdampingan dalam menjalankan amanat Undang-Undang Advokat demi tegaknya keadilan di Bumi Khatulistiwa. Red











